Abuya Dua Kali Berjumpa Dengan Rasulullah SAW

Pada suatu hari Abuya As-Sayyid Muhammad berkunjung ke Al-Madinah Al-Munawarah. Setiap kali berkunjung ke Madinah pasti terlebih dahulu beliau akan berziarah ke makam datuknya Rasulullah SAW. Namun kali ini beliau tidak langsung ke sana. Karena kecapean beliau langsung menuju ke kediamannya di Al-Awali. Jika beliau belum berziarah ke makan Rasulullah pada sore atau malam harinya,Lanjutkan membaca “Abuya Dua Kali Berjumpa Dengan Rasulullah SAW”

Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani Berkata, “Suharto Lengser”

Pada musim haji tahun 1994, Al-Habib Abdullah bin Ahmad Al-Jufri -menantu dari Al-Habib Hasan Baharun, Bangil- melaksanakan ibadah haji bersama dengan rombongan dari Indonesia. Sebagaimana dilakukan oleh sebagian besar jama’ah haji Indonesia, beliau juga menyempatkan diri untuk berkunjung ke pondok Abuya As-Sayyid Muhammad. As-Sayyid Muhammad memanggil salah satu santrinya yang bernama Mustafa Husain Al-Jufri untukLanjutkan membaca “Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani Berkata, “Suharto Lengser””

Nama Pemberian Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Tidak Meleset Dari Jenis Kelaminnya

Abuya memiliki seorang santri yang berasal dari Kepanjen Malang, namanya Malik Salam. Ia sudah tinggal cukup lama di pondok Abuya -Rubath Rushaifah- Mekah. Pada suatu hari Abuya ingin menikahkannya dengan santri putri yang juga asal Malang. Malik salam tidak menolak tawaran Abuya, sehingga pernikahan itu benar-benar terlaksana. Ketika istri Malik Salam hamil muda, ia memintaLanjutkan membaca “Nama Pemberian Abuya As-Sayyid Muhammad Bin Alawi Al-Maliki Tidak Meleset Dari Jenis Kelaminnya”