Bagaimana Orang Khusus Dan Orang Awam Berprasangka Baik Kepada Allah (Hikmah ke-empat puluh)

إِنْ لَمْ تُحْسِنْ ظَنَّكَ بِهِ لأِجْلِ حُسْنِ وَصْفِهِ فَحَسِّنْ ظَنَّكَ بِهِ لِوُجُوْدِ مُعَامَلَتِهِ مَعَكَ، فَهَلْ عَوَّدَكَ إِلاَّ حَسَنًا؟، وَهَلْ أَسْدَى إِلَيْكَ إِلاَّ مِنَنًا؟ Jika engkau tidak berprasangka baik kepada Allah karena kebaikan sifat-Nya, maka berprasangka baiklah kepada Allah dengan ‘bagaimana Ia telah berlaku padamu’. Tentu saja ia selalu berbuat baik dan melimpahkan anugerah-Nya untukmu Dua golonganLanjutkan membaca “Bagaimana Orang Khusus Dan Orang Awam Berprasangka Baik Kepada Allah (Hikmah ke-empat puluh)”