Akan Tsunami, Gus Dur Sudah Tahu

Akan Tsunami, Gus Dur Sudah Tahu. Pada saat H. Sulaiman berada di dalam Majid Agung Demak, ia mendapatkan telephon dari Gus Dur yang tiba-tiba menyuruhnya membuka Al-Qur’an. Gus Dur hanya menyuruhnya membuka Al-Qur’an dengan tanpa menyebutkan surat apa dan ayat berapa. Dan yang dibuka oleh H. sulaiman saat itu adalah surat Nuh yang berisi tentangLanjutkan membaca “Akan Tsunami, Gus Dur Sudah Tahu”

Kyai Kholil Berteriak, ‘Macannya Datang, Macannya Datang!!’

Kyai Kholil Berteriak, ‘Macannya Datang, Macannya Datang!!’. Pada suatu hari setelah selesai pengajian, Kyai Kholil mengumumkan kepada para santri bahwa akan ada seekor macan yang datang. Oleh karena itu penjagaan pondok harus diperketat. Para santri pun percaya akan kata-kata Sang Guru. Lebih-lebih di sebelah timur Bangkalan memang terdapat hutan yang luas, sarang binatang-binatang buas. ParaLanjutkan membaca “Kyai Kholil Berteriak, ‘Macannya Datang, Macannya Datang!!’”

Abuya Tahu Isi Hati Seorang Tamu Yang Menginginkan Kitab-Kitab Karangannya

Abuya Tahu Isi Hati Seorang Tamu Yang Menginginkan Kitab-Kitab Karangannya. Seorang habib dari Sampang, Madura -Hasan Khered- ditakdirkan Allah untuk menjalankan rukun Islam yang ke-lima. Ketika berada di Mekkah ia mengajak rombongannya untuk berkunjung ke kediaman Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani. Anehnya, hanya dia sendiri yang diberi kitab-kitab karangan Abuya. “Kenapa hanya HabibLanjutkan membaca “Abuya Tahu Isi Hati Seorang Tamu Yang Menginginkan Kitab-Kitab Karangannya”