Tuhan Maha Baik, Kita Hamba Yang Baik?

Seorang budak yang dimiliki oleh tuan yang baik tentu hidupnya akan bahagia. Karena tuan yang baik tidak akan berlaku kasar atau menyuruh melakukan pekerjaan yang memberatkannya. Tuan yang baik juga akan selalu memberikan imbalan lebih dari yang sewajarnya. Semua fasilitas budak akan disediakan oleh tuan yang baik.

Budak yang mengabdi pada tuan yang baik pasti terpenuhi semua kebutuhannya. Makanan, pakaian, dan tempat tinggal yang layak pasti tersedia setiap saat. Dan budak yang baik tentu akan berusaha membalas kebaikan tuan dengan kebaikan pula. Ia akan melakukan segala perintah tuan dengan badan yang ringan dan hati yang lapang. Ia akan menuruti segala keinginan sang tuan dengan segenap rasa cinta.

Allah adalah tuhan yang Maha Baik. Allah telah menciptakan kita dari tidak ada menjadi ada. Selama di dalam kandungan sang ibu, telah tersedia bagi janin calon manusia makanan dan segala kebutuhannya. Dan ketika lahir, ia telah disambut dengan kasing sayang Allah.

Orang-orang akan senang dengan kelahirannya dan mereka semua menyayanginya. Air susu yang menjadi makanannya telah disiapkan Allah di dalam dada sang ibu. Kapan pun ia lapar, ia bisa segera mendapatkannya.

Setelah beranjak besar, disediakan baginya segala macam makanan, pakaian, mainan, dll. Dan ketika akan masuk sekolah, Allah telah menyediakan segala kebutuhan keuangannya. Kebaikan Allah terus-menerus ia rasakan dalam setiap detik kehidupannya.

Dalam setiap nafas kita ada kebaikan Allah, dalam setiap pandangan mata kita ada kebaikan Allah, dalam setiap detik suara yang kita dengar ada kebaikan Allah, dalam setiap sesuatu yang diangkat oleh tangan kita ada kebaikan Allah, dalam setiap langkah kaki kita ada kebaikan Allah, dan dalam setiap rasa dari makanan yang kita makan juga ada kebaikan Allah.

Subhanallah, begitu banyak kenikmatan dan kebaikan Allah yang tidak mungkin kita dapat menghitungnya,

Allah berfirman,

وَإِنْ تَعُدُّوا نِعْمَةَ اللَّهِ لا تُحْصُوهَا إِنَّ اللَّهَ لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An-Nahl: 18).

Apabila Allah adalah tuhan yang Maha Baik, maka manusia juga harus menjadi hamba yang baik. Hamba yang baik adalah hamba yang dengan badan yang ringan dan hati yang lapang menuruti segala perintah Allah SWT. Apapun yang ditimpakan atas kita, sebagai bentuk ujian kesetiaan pada tuhan harus disikapi dengan sabar. Dan segala ketetapan-Nya harus kita hadapi dengan perasaan ridha dan cinta.

Semoga kita digolongkan Allah ke dalam hamba-hamba yang baik terhadap Tuhan yang Maha Baik, Amiin Ya Rabbal Aalamiin,

Baca Juga : Memakai Pakaian, Tapi Malah Membuka Aurat 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: