Rasulullah Membantu Pekerjaan Rumah Tangga

Di tengah-tengah kesibukannya, Rasul juga turut memikul beban keluarga. Beliau mencucui pakaiannya sendiri, memerah susu kambing, menjahit sendiri alas kakinya jika rusak, dan terkadang beliau sendiri yang pergi ke pasar.

Tidak pernah beliau merasa malu atau enggan, karena merasa dirinya Rasul. Ketika ditanya bagaiman keadaan Rasulullah SAW di rumah, maka Sayidah A’isyah menuturkan, “dahulu di rumahnya, Rasulullah SAW melayani keluarganya. Tetapi jika panggilan shalat (iqamah) telah tiba, beliau segera keluar menuju masjid untuk menunaikan shalat berjama’ah”. (HR. Bukhari).

Dalam kesempatan yang lain ketika Sayidah A’isyah ditanya, beliau mengatakan, “di rumahnya, Rasulullah SAW menjahit alas kakinya sendiri dan melakukan berbagai pekerjaan lain yang biasa dilakukan oleh kaum pria di rumah mereka”. (HR Ahmad).

Apabila kita tengok lebih dekat, sesunggunya rumah Rasulullah SAW bersama istrinya hanyalah satu kamar berukuran kecil. Dan sebenarnya istri beliau tidak membutuhkan bantuan untuk mengurus rumah tersebut.

Akan tetapi beliau sendiri yang ingin membantu mereka, agar mereka merasa bahwa rumah itu adalah rumah mereka bersama, sebagaimana hidup adalah hidup bersama.

Habib Noval bin Muhammad Alydrus, sehari bersama rasul, taman ilmu 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: