Doa Mujarab Kyai Kholil Menangkap Pencuri Timun

Sebelum menjadi kekasih Allah, para wali Allah selalu berusaha agar di dalam hidupnya mereka tidak melanggar larangan Allah SWT. Mereka gemar melakukan mujahadah dan riyadhah -membebani diri dengan ibadah sunah yang banyak dan selalu menahan diri dari keinginan nafsu dan syahwat- untuk mendapatkan ridha Allah SWT.

Dan pada akhirnya Allah meridhai dan memilih mereka menjadi kekesih-kekasih-Nya. Para kekasih Allah mendapatkan hadiah dari Allah berupa karaamah (hal-hal yang luar biasa yang tampak pada diri seorang yang saleh). Salah satu bentuk karaamah itu adalah ia bisa menolong orang dengan doa atau cara tertentu yang tidak lazim.

Hal ini juga terjadi pada Kyai Kholil Bangkalan, Kyai ‘alim yang hampir setiap orang Islam Indonesia pasti telah mendengar namanya. Dikisahkan, ketika para petani timun akan memetik timun-timun yang siap dipanen, mereka berulang kali mendapati sebagian besar timun-timun itu sudah raib entah kemana.

Mereka telah berusaha untuk mencari tahu apa penyebab hilangnya timun-timun yang sudah siap dipanen itu, tetapi hasilnya tetapi nihil. Kemudian mereka mengadakan musyawarah dan akhirnya diputuskan bahwa mereka akan meminta solusi kepada Kyai kholil. Ketika para petani tiba di kediaman Kyai kholil, beliau sedang membacakan kitab jurumiyah (kitab yang membahas tentang ilmu tata bahasa Arab tingkat pemula) di hadapan para santri.

Kyai Kholil menghentikan pengajarannya sejenak lalu bertanya kepada para tamu yang datang, “apa keperluan kalian datang kesini?”, para petani kemudian menceritakan peristiwa yang mereka alami. Karena sering mengalami kerugian gagal panen, mereka memohon dengan sangat, “tolonglah Kyai, berikan kami doa agar kami tahu apa penyebab hilangnya timun-timun itu”.

Mata Kyai mengarah pada suatu kalimat dari kitab yang baru diajarkannya, ‘qaama zaidun’ (kalimat bahasa Arab yang berarti; Zaid berdiri). Kemudian Kyai Kholil berkata, “karena pelajaran kita sampai pada, ‘qaama zaidun’, maka doanya ini saja, ‘qaama zaidun’”. Para petani berkata, “sudah itu saja Kyai?”, “ya, itu saja”, jawab Kyai Kholil. Para petani itu tidak mengerti apa arti dari kalimat, ‘qaama zaidun’, yang penting mereka mantap dengan itu.

Para petani pun mewiridkan dengan khusu’ apa yang telah diajarkan Kyai Kholil. Anehnya, ketika para petani sampai di kebun, mereka menyaksikan para pencuri timun sudah berdiri kaku di tempatnya masing-masing, bahkan mereka tidak bisa duduk. Setelah para petani tidak memiliki cara untuk memulihkan mereka, akhirnya mereka kembali kepada Kyai Kholil dengan mengucapkan terimakasih banyak seraya meminta obat agar para pencuri itu bisa pulih kembali.

Dan anehnya, setelah obat dari Kyai Kholil itu dioleskan pada badan para pencuri, mereka pulih seketika. Mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya kepada para petani. Akhirnya para petani lega karena telah mengetahui penyebab hilangnya timun-timun itu.

Sebagai ungkapan rasa terimakasih kepada Kyai Kholil, mereka mengirimkan timun-timun dalam jumlah grobak yang banyak. Dan pada saat itu pondok seperti kebanjiran timun.

Berbagai Sumber

Baca Juga : Kyai Kholil Membetulkan Arah Masjid

 

2 tanggapan untuk “Doa Mujarab Kyai Kholil Menangkap Pencuri Timun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: