Gerak Dzahir Dikendalikan Oleh Gerak Bathin (Hikmah kesembilan)

Gerak Dzahir Dikendalikan Oleh Gerak Bathin   (Hikmah kesembilan)

تَنَوّعَتْ أَجْنَاسُ الْأَعْمَالِ لِتَنَوُّعِ وَارِدَاتِ الْأَحْوَالِ

Jenis-jenis amal ibadah yang dilakukan oleh badan, tergantung pada waaridaatul ahwaal (cahaya yang masuk ke dalam hati).

Sesungguhnya bermacam-macamnya amalan dzahir yang muncul dalam diri seseorang itu disebabkan oleh perbedaan waridaat (cahaya) yang datang dan bersemayam di dalam hati. Waridat adalah sesuatu yang datang ke dalam hati baik itu ilmu kema’rifatan atau asraar (rahasia-rahasia). Dan amalan dzahir itu akan senantiasa mengikuti ahwal (kondisi) hati.

Sebagaimana dikatakan di dalam hadits, “sesungguhnya di dalam badan manusia ada segumpal darah. Apabila segumpal darah itu baik, maka baik pulalah seluruh badan. Namun jika ia rusak, maka rusaklah seluruh badan. Dan segumpal darah itu adalah hati”.

Apabila ilmu atau pengetahuan tentang keutamaan bangun malam misalnya, masuk ke dalam hati seorang hamba, maka ia akan giat untuk melakukan bangun malam. Dan tentu saja ia akan mendahulukan amalan itu dari pada amalan-amalan yang lain. Anggota badan akan terasa ringan dan bersemangat untuk menegakkan bangun malam. Tetapi apabila cahaya dan ilmu yang masuk kedalam hati selain itu, maka anggota badannya akan mengikuti apa-apa yang bersemayam di dalam hati.

Syekh Abdul Majid As-Syarnubi Al-Azhari, Syarhu Kitaabil Hikam

Baca Juga : Hikmah Pertama Dari Ibnu Athailallah As-Sakandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: